Sebelum melakukan proses pembuatan kemeja, yang pertama harus di perhatikan adalah menentukan jenis bahan yang akan digunakan. Setiap bahan memiliki keunggulan dan kelemahan, tergantung untuk apa kemeja tersebut digunakan, apakah untuk digunakan didalam ruangan atau untuk keperluan di luar ruangan.

berikut ini adalah bahan-bahan yang sering digunakan dalam setiap pembuatan kemeja indoor ataupun outdoor

1.    DRILL 
Jenis Bahan ini cenderung lebih halus dan lembut serta dingin. Mempunyai teksture berupa garis miring pada 2 sisi bahannya. Terdiri dari beberapa merk bahan, perbedaan dari tiap merk itu pada kualitas dan harga nya. -Japan Drill -American Drill -Taipan Drill

2.    RIBSTOK
Jenis Bahan yang mempunyai teksture kotak-kotak, bisa dipakai untuk bahan jaket juga. Ada 2 jenis bahan ribstock, yaitu Ribstock cotton dan Polyester.

3.    TAIPAN TROPICAL
Salah satu jenis bahan kemeja, kualitas nya termasuk tingkat atas, sekelas di atas Taipan Drill. Perbedaanya yaitu pada teksturenya yang tidak ber garis-garis miring seperti jenis bahan drill.

4.    CHAMBRAY
Jenis Bahan yang menjadi trend beberapa bulan ter akhir, mempunyai teksture seperti denim, namun hitungan Oz (ketebalan) yang tipis jika di bandingkan dengan bahan denim celana

5.    OXFORD
Mempunyai teksture seperti pori-pori

6.    HIGH TWIST
Jenis Bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasa di gunakan untuk bahan blazer dan celana juga

7.    KANVAS
 
Lebih sering di gunakan untuk kemeja-kemeja army karena nampak kuat dan kokoh untuk kemeja lapangan

8.    TWILL
Memiliki teksture seperti drill, perbedaanya ada pada ketebalannya yang lebih tebal dari drill, jenis bahan biasa digunakan juga untuk bahan jaket dan chinos.

9.    NOMEX
Jenis bahan ini biasa dipakai untuk jenis seragam wearpack/coverall. Berbahan cotton dan polyester yang tahan panas/api sehingga membuat para pekerja merasa aman.

Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga dapat dijadikan masukan sebelum menentukan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan kemeja.